Kamis, 23 April 2026 menjadi hari penting bagi masyarakat Nagari Lubuk Malako. Berbagai rangkaian kegiatan strategis digelar oleh perangkat nagari bersama lembaga-lembaga nagari dan tokoh masyarakat, mulai dari musyawarah pembentukan panitia pemilihan wali nagari hingga peluncuran program ekonomi berbasis masyarakat.
Kegiatan diawali pada pukul 08.30 WIB dengan pelaksanaan Musyawarah Nagari (Musnag) dalam rangka pembentukan Panitia Pemilihan Wali Nagari (P2WN). Musnag ini dipandu langsung oleh Ketua Bamus, Ibu Alimarni, yang dengan tegas mengarahkan jalannya diskusi agar berlangsung tertib dan demokratis.
Dalam musyawarah tersebut, dijelaskan bahwa pembentukan P2WN mengacu pada peraturan bupati dan peraturan daerah yang berlaku, di mana panitia harus terdiri dari unsur perangkat nagari, lembaga kemasyarakatan, serta tokoh masyarakat, dengan jumlah minimal 5 orang dan maksimal 7 orang.
Melalui proses musyawarah yang berlangsung secara terbuka dan partisipatif, akhirnya disepakati bahwa Nagari Lubuk Malako menetapkan sebanyak 7 orang sebagai anggota P2WN. Keputusan ini diambil sebagai bentuk komitmen untuk menghadirkan panitia yang kuat dan representatif.
Harapan besar disampaikan kepada panitia yang telah terpilih agar mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi kejujuran, keadilan, serta transparansi dalam setiap tahapan pemilihan wali nagari mendatang.
Musnag ini berlangsung hingga pukul 12.00 WIB dan dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya Camat Sangir Jujuan, Pj. Wali Nagari Lubuk Malako, Ketua KAN, niniak mamak, pendamping desa (PD/PLD), Babinsa, Bhabinkamtibmas, lembaga nagari, serta tokoh masyarakat dengan jumlah peserta musyawarah mencapai lebih kurang 90 orang.
Memasuki siang hari, tepat pukul 13.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan launching Program Sawit Rakyat (PSR) oleh Koperasi Produsen Madani Nagari Lubuk Malako. Acara ini dilaksanakan di kawasan plasma nagari sebagai titik awal dimulainya program replanting kelapa sawit.
Program PSR ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi petani sawit di wilayah Nagari Lubuk Malako. Kegiatan ini juga mencerminkan sinergi antara pemerintah, koperasi, dan masyarakat.
Acara launching tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan lembaga, mulai dari Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, dinas pertanian, perindagkop, dinas pendidikan, camat, Bamus, niniak mamak, pimpinan PT Sjal, koperasi lainnya, hingga masyarakat setempat.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 16.00 WIB ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi pelaksanaan program PSR ke depan. Dengan dukungan semua pihak, program ini diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi yang luas serta mendorong kemajuan Nagari Lubuk Malako secara berkelanjutan.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin