BUMNag Madani Lubuk Malako Tingkatkan Ketahanan Pangan dengan Budidaya Jagung

26 Januari 2026
BumNag Lubuk Malako
Dibaca 57 Kali
BUMNag Madani Lubuk Malako Tingkatkan Ketahanan Pangan dengan Budidaya Jagung


BUMNAG MADANI LUBUK MALAKO_Program Ketahanan Pangan BUMNag Madani melalui kegiatan budidaya jagung dilaksanakan di wilayah Nagari Lubuk Malako dengan memanfaatkan lahan seluas 7,5 hektare. Budidaya jagung saat  ini merupakan tahapan kedua dari program ketahanan pangan yang dijalankan secara berkelanjutan oleh BUMNag Madani di bawah naungan Unit Jasa, sebagai salah satu unit usaha yang bergerak di bidang jasa dan pengelolaan sektor pertanian Nagari. Pada tahap kedua ini, tanaman jagung yang dibudidayakan telah memasuki usia sekitar 65 hari dan menunjukkan pertumbuhan yang baik. Kondisi tersebut menjadi indikator positif atas pelaksanaan program serta hasil dari pengelolaan dan pendampingan yang dilakukan secara terencana dan berkelanjutan oleh BUMNag Madani bersama masyarakat.

Pelaksanaan program budidaya jagung ini melibatkan masyarakat Nagari Lubuk Malako secara langsung, mulai dari proses persiapan lahan, penanaman benih jagung, hingga perawatan tanaman. Melalui Unit Jasa, BUMNag Madani tidak hanya berperan sebagai pengelola, tetapi juga sebagai fasilitator dan pendamping teknis bagi masyarakat yang terlibat dalam kegiatan pertanian ini. Dalam pelaksanaannya, BUMNag Madani memberikan dukungan penuh hingga proses panen, termasuk membantu proses perontokan jagung agar hasil panen dapat diolah dengan lebih efektif dan efisien. Dukungan ini bertujuan untuk memastikan kualitas hasil produksi tetap terjaga serta memudahkan masyarakat dalam proses pasca panen.

Selain itu, BUMNag Madani juga berperan dalam pemasaran hasil panen dengan memfasilitasi penjualan jagung langsung ke pabrik. Skema pemasaran ini diharapkan mampu memberikan kepastian harga, meningkatkan nilai jual hasil panen bagi masyarakat Nagari Lubuk Malako.Program ketahanan pangan melalui budidaya jagung ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan nagari, membuka peluang usaha dan lapangan kerja di sektor pertanian, serta menambah pendapatan masyarakat. Di sisi lain, program ini juga menjadi upaya optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal.

Melalui pelaksanaan program ini, BUMNag Madani berharap masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat ekonomi dalam jangka pendek, tetapi juga peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan usaha pertanian secara profesional. Ke depan, hasil dari kegiatan budidaya jagung ini diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap pendapatan BUMNag Madani, khususnya Unit Jasa, serta mendukung pembangunan dan kemandirian ekonomi Nagari Lubuk Malako secara berkelanjutan.