Langkah Nyata RSUD Batang Sangir Memperkuat Kualitas Hidup Masyarakat

28 Januari 2026
Staff
Dibaca 6 Kali
Langkah Nyata RSUD Batang Sangir Memperkuat Kualitas Hidup Masyarakat

LUBUK MALAKO – Pelayanan kesehatan di Kabupaten Solok Selatan kini memasuki babak baru seiring dengan langkah transformasi yang dilakukan oleh RSUD Batang Sangir. Sebagai institusi yang berlokasi di Kenagarian Lubuk Malako, Kecamatan Sangir Jujuan, rumah sakit ini menjadi pilar penting dalam mewujudkan visi daerah untuk masyarakat yang lebih maju dan sejahtera. Kehadiran fasilitas medis di atas lahan seluas kurang lebih lima hektar ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan akses kesehatan yang merata dan profesional bagi seluruh lapisan warga.

Sejarah mencatat bahwa fasilitas ini semula merupakan Rumah Sakit Pratama Solok Selatan sebelum akhirnya statusnya ditingkatkan menjadi Rumah Sakit Tipe D pada tahun 2023. Perubahan status tersebut ditetapkan secara resmi melalui Peraturan Bupati Solok Selatan Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pembentukan UPTD RSUD Batang Sangir. Peningkatan kelas ini menjadi momentum bagi manajemen untuk terus menyelaraskan program kerja dengan rencana strategis daerah, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan ketersediaan sarana prasarana kesehatan.

Di bawah kepemimpinan drg. Rona Irda, M.KM, RSUD Batang Sangir kini telah beroperasi sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dengan kapasitas total empat puluh satu tempat tidur. Distribusi kapasitas tersebut mencakup delapan tempat tidur di Unit Gawat Darurat, enam tempat tidur di Kelas I, enam belas tempat tidur di Kelas III, serta fasilitas intensif lainnya seperti ICU, HCU, ruang bersalin, dan enam tempat tidur khusus isolasi. Meskipun memiliki gedung baru yang bersih dan lokasi strategis yang mudah dijangkau kendaraan umum maupun pribadi, rumah sakit ini masih menghadapi tantangan dalam hal keterbatasan jumlah personel.

Hambatan utama yang saat ini dirasakan adalah keterbatasan jumlah sumber daya manusia yang mengakibatkan sebagian pegawai harus merangkap beberapa jabatan sekaligus. Kondisi tersebut diakui berdampak pada efektivitas kerja, ditambah lagi dengan sarana prasarana penunjang administrasi yang belum sepenuhnya mencukupi. Selain itu, pihak manajemen juga terus berupaya menghapus stigma masyarakat terkait birokrasi pelayanan pemerintah yang dianggap berbelit-belit serta merespons berbagai keluhan pasien demi meningkatkan kepercayaan publik.

Menghadapi berbagai dinamika tersebut, RSUD Batang Sangir telah menyiapkan langkah-langkah solutif melalui rencana perekrutan dan pelatihan pegawai guna meningkatkan kompetensi tim medis maupun administrasi. Pihak rumah sakit juga terus berupaya melengkapi fasilitas fisik agar pelayanan dapat berjalan lebih cepat, akurat, dan optimal. Dengan memanfaatkan peluang dari peningkatan kepesertaan BPJS serta menjajaki sumber pembiayaan lain melalui kerja sama, RSUD Batang Sangir optimis dapat terus berkembang menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan yang berdaya guna bagi masyarakat Solok Selatan.